KUNCI Dorong Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Klaster

Beranda Berita KUNCI Dorong Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Klaster
Foto Berita
Pemerintahan
28 March 2026
Admin
43 views

KUNCI Dorong Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Klaster

CIAWI, Kecamatan Ciawi - Upaya penguatan ekonomi masyarakat terus dilakukan di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan dan sosialisasi UMKM berbasis klaster yang digelar oleh Komunitas UMKM Unggul Ciawi (KUNCI), bertempat di Kantor Desa Pasirhuni Kecamatan Ciawi, Senin (27/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai desa di Kecamatan Ciawi. 

Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sekaligus memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat secara terstruktur dan berkelanjutan.

Roni Imroni, salah satu narasumber kegiatan, menjelaskan bahwa pembinaan UMKM berbasis klaster merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal yang dimiliki masing-masing desa. 

Menurutnya, setiap desa di Kecamatan Ciawi memiliki karakteristik dan keunggulan produk yang berbeda, sehingga perlu dikelompokkan dalam klaster usaha agar lebih fokus dan kompetitif.

"Inti kegiatannya mendorong UMKM agar berkembang berbasis klaster sesuai potensi daerah masing-masing desa," ujarnya.

Dengan begitu, kata Roni, utilitas BUMDes juga bisa meningkat karena berperan sebagai penggerak ekonomi lokal.

Ia menambahkan, keberadaan KUNCI diharapkan menjadi wadah atau media untuk membangun sinergitas antara pelaku UMKM, pemerintah, serta pihak swasta. 

Melalui sinergi tersebut, pelaku usaha tidak hanya mendapatkan pendampingan, tetapi juga akses terhadap permodalan, pemasaran, dan peningkatan kualitas produksi.

KUNCI sendiri dibentuk sebagai komunitas yang fokus pada pemberdayaan UMKM di tingkat kecamatan. 

Adapun visi KUNCI adalah mewujudkan UMKM Kecamatan Ciawi yang berdaya saing di kancah global melalui sinergitas berbasis klaster. 

"Visi tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan ekonomi daerah yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi kerakyatan," ucapnya.

Roni juga menyebutkan bahwa tujuan utama dibentuknya KUNCI antara lain mengelompokkan UMKM berbasis klaster, meningkatkan kualitas dan daya saing produk, memperluas akses pasar, serta memberdayakan potensi masyarakat lokal. 

Selain itu, KUNCI juga diarahkan untuk menciptakan dan mengembangkan lapangan pekerjaan baru di wilayah Kecamatan Ciawi.

Tidak kalah penting, KUNCI diharapkan menjadi jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha. 

"Dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik, berbagai program pemberdayaan bisa tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.


Sementara itu, Agianto Ahmad Tahir S.STP M.Si, menyampaikan apresiasi atas inisiatif swadaya yang dilakukan oleh Komunitas UMKM Unggul Ciawi. 

Ia menilai keberadaan KUNCI sebagai langkah strategis dalam mengembangkan pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi serta menggali potensi lokal agar masyarakat terus berkarya dalam sektor ekonomi kerakyatan.

"Atas nama pemerintah Kecamatan Ciawi, kami mengapresiasi dan mendorong kegiatan positif yang dilakukan oleh Komunitas UMKM Unggul Ciawi," ujarnya.

Agianto menyebut, Ini merupakan wujud nyata peran masyarakat dalam membangun ekonomi lokal secara mandiri

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah kecamatan telah memberikan Surat Keputusan (SK) KUNCI sebagai bentuk legalitas komunitas lokal yang konsen pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Legalitas tersebut diharapkan dapat memperkuat peran KUNCI sebagai wadah komunikasi, konsultasi, dan fasilitasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah Ciawi.

"KUNCI kami dorong menjadi ruang silaturahmi yang produktif melalui kegiatan-kegiatan positif," bebernya.

Selain sebagai wadah pelaku UMKM, kata Agianto, komunitas ini juga diharapkan mampu menjadi penggerak yang memotivasi masyarakat serta mendorong optimalisasi peran BUMDes di Kecamatan Ciawi.

Melalui kegiatan pembinaan dan sosialisasi ini, diharapkan UMKM di Kecamatan Ciawi semakin terorganisasi, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

"Sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan swasta yang dibangun melalui KUNCI diyakini menjadi kunci dalam menciptakan ekonomi lokal yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan," tandasnya.

Tags:
#Desa Pasirhuni #Kecamatan Ciawi
Bagikan artikel ini: